Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Tips Mengontrol Piutang Usaha Pelanggan Bisnis Dengan Cara ini

Tips Mengontrol Piutang Usaha Pelanggan Bisnis Dengan Cara ini | Dapat diketahui bersama Piutang Usaha dalam bisnis memiliki peranan penting dalam kelangsungan hidup suatu bisnis.  di dalam bisnis Piutang timbul karena adanya penjualan barang atau jasa yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada pelanggan akan tetapi pelanggan tidak membayar secara tunai. Dengan kata lain, piutang merupakan utang dari pihak lain berupa uang akibat dari pembelian jasa/produk yang mereka lakukan secara kredit.

pemberian piutang kepada pelanggan salah satu Strategi yang dilakukan oleh perusahaan dalam meningkatkan volume penjualan

dalam akuntansi Pos piutang usaha merupakan salah satu pos terpenting di neraca suatu perusahaan. mengapa hal demikian? Piutang usaha mampu menghasilkan laporan atas laba yang diperoleh setiap perusahaan, baik itu sebagai piutang lancar maupun piutang tidak lancar.

secara fundamental piutang memiliki dua konsekuensi utama bagi perusahaan yaitu tuntutan perusahaan terhadap uang pelanggan, di mana tuntutan ini bisa menambah harta perusahaan saat piutang terbayat. konsekuensi lainnya adalah kerugian yang diderita perusahaan jika piutang tidak tertagih dan tingginya piutang yang telah jatuh tempo yang tidak dapat terbayar yang akan mengakibatkan mengganggu kondisi keuangan perusahaan

dari konsekuensi diatas membuat perusahaan sepatutnya memiliki strategi atau kebijakan yang bisa mengontrol dan mengendalikan piutang usaha.

Nah, untuk membantu anda dalam mengelola dan mengendalikan piutang usaha, berikut Tips mengontrol piutang usaha yang bisa anda lakukan:

  • Mereview Pelanggan Dan Menerapkan Prinsip 5C Dalam Pemberian kredit

sebelum anda memberikan piutang kepada pelanggan anda, anda dapat mereview pelanggan tersebut dengan menerapkan prinsi Konsep 5C yaitu :

  1. Character ( Sifat karakter pelanggan anda)
  2. Capacity ( review kemampuan konsumen dengan melihat mempertimbangkan histori kredit sebelumnya atau melakukan survei ke tempat usaha konsumen )
  3. Capital ( Mereview mengukur finansial konsumen)
  4. Collateral ( mengukur dan menilai jaminan aktiva yang dimiliki pelanggan dapat memenuhi pembayaran kewajiban piutangnya
  5. condition ( kondisi yang mengukur jika ada tren ekonomi terhadap perkembangan perusahaan akan mempengaruhi terhadap kemampuan konsumen dalam membayar piutangnya
  • Menentukan Batas Limit Kredit Piutang Yang Dapat Ditanggung Perusahaan

Menentukan Batas Limit Kredit piutang dapat anda Terapkan untuk memberikan keamanan kepada kondisi keuangan perusahaan yang mungkin ditanggung akibat risiko piutang yang terjadi. Dengan memiliki ukuran ini manajemen bisa mengontrol keuangan perusahaan agar tidak membuat keuangan perusahaan terganggu

  • Menerapkan Kebijakan Kredit Lebih Ketat

dalam mengontrol piutang usaha agar cepat terkonversi menjadi cash anda dapat memberlakukan kebijakan kredit ketat contoh jika di ketentuan yang sebelumnya, jatuh tempo setiap kredit milik pelanggan memiliki jangka waktu sekitar 45 hari atau bahkan ada yang 60 hari. Maka untuk melakukan pengendalian piutang, perusahaan harus mempersingkat lama waktu jatuh tempo menjadi 30 atau 20 hari saja

  • Buat Daftar dan Klasifikasikan Umur Piutang Berdasarkan Pelanggan

Dengan membuat daftar dan klasifikasikan umur piutang berdasarkan pelanggan akan memudahkan anda untuk tidak abai dalam melakukan penagihan piutang bagi pelanggan yang sudah jatuh tempo

  • Memberikan Ketentuan Penalty Denda

anda dapat menerapakan memberikan ketentuan penalty denda apabila pelanggan tidak melakukan pelunasan piutang pada saat jatuh tempo. Memberikan penalty denda disini dapat berupa contonya memberikan penalty bahwa akan dikenakan 2% perbulan dari total tagihan yang belum dibayar atau tidak bisa membeli produk dari perusahaan Anda lagi sebelum tagihan yang sudah jatuh tempo belum dibayar.

Baca Juga :