Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Tips Mengatur Persediaan agar tidak terjadi Kekurangan Stock

Tips Mengatur Persediaan agar tidak terjadi Kekurangan Stock | Saat anda menjalankan sebuah bisnis, Anda akan sangat memerlukan Manajemen yang tepat mengenai Stock barang. Terutama jika bisnis anda bergerak dibidang distribusi, trading, dan produksi. Posisi stock merupakan hal yang sangat penting untuk bisnis anda. Dikarenakan Manajemen yang kurang tepat pada setiap persediaan barang, banyak perusahaan yang terkadang sering kekurangan atau bahkan kehabisan stock pada saat barang tersebut dibutuhkan dan banyak dipesan oleh pasar. Jika tidak segera diatasi maka masalah seperti ini bisa berlalrut dan menjadi kerugian untuk bisnis anda, karena kehabisan stock, Pelanggan anda dapat berpindah pada tempat lain. 

Nah lalu bagaimana seharusnya anda mengatasi hal yang demikian ? Bagaimana mengatur stock agar tidak sampai kekurangan dan kehabisan di gudang anda ? Yuk simak artikel lengkapnya. 

melakukan analisa penjualan setiap periode berjalan

Salah satu cara agar anda tidak sampai kekurangan stock adalah dengan melakukan analisa penjualan atau permintaan barang pada setiap periode nya. Anda dapat membuat catatan pembukuan yang lengkap yang dapat dilihat dan dibandingkan pada setiap bulannya, disitu anda bisa menympulkan barang apa saja yang memang di minati pasar dan angka serta kuantitas penjualan nya cukup tinggi. Hal ini dapat membuat anda mengetahui seberapa barang yang harus anda stock di gudang untuk mencegah kehabisan dan kekurangan stock. 

melakukan stock opname secara rutin

cara selanjutnya adalah dengan melakukan stock opname secara rutin untuk setiap barang jadi maupun bahan baku yang ada digudang. Buatlah Jadwal yang tepat untuk melakukan pemeriksaain stock digudang. Hal ini harus rutin anda lakukan karena mungkin beberapa hal yang tidak terduga seperti adanya kerusakan barang dan barang hilang yang dapat menyababkan berkurangnya stock secara signifikan. Hal ini tentunya dapat merugikan bisnis anda jika ternyata barang yang hilang dan rusak tersebut adalah beberapa barang yang memiliki penjualan cukup besar. 

membuat catatan minimum stock pada tiap barang dan bahan baku

Setelah anda melakukan analisa terhadap penjualan dan melakukan stock opname rutin, anda perlu membuat catatan tambahan yang berkaitan dengan Minimum jumlah reorder pada setiap barang. Anda harus memiliki patokan yang jelas tentang perhitungan bahan baku ataupu barang jadi yang harus ada di gudang untuk memenuhi penjualan bisnis anda. 

memantau pergerakan dan mutasi stock secara berkala

Jika anda memiliki beberapa gudang atau memiliki alur produksi barang maka anda harus pastikan untuk selalu melakukan pencatatan pada tiap mutasi atau perpindahan barang. Hal ini tentu sangat penting agar tidak terjadi selisih perhitungan stock yang salah atau kurang tepat. Anda juga dapat melakukan pemantauan terhadap pembelian barang ke supplier untuk sampai ke gudang anda memerlukan berapa lama waktu nya.