Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

REKONSILIASI BANK MEMBANTU KONTROL KEUANGAN PERUSAHAAN

Rekonsiliasi bank membantu kontrol keuangan perusahaan. Hub: Firdaus 081703354372

Rekonsiliasi bank membantu kontrol keuangan perusahaan.

Salah satu kontrol keuangan perusahaan adalah dengan cara melakukan rekonsiliasi bank, dengan mencocokkan pencatatan transaksi bank perusahaan dengan rekening koran bank.

Rekonsiliasi bank itu sendiri adalah proses penyesuaian pencatatan transaksi keuangan perusahaan melalui buku bank nya dengan catatan transaksi bank berupa rekening koran (bank statement) yang bisa didapat oleh perusahaa dari bank selama periode tertentu.

Kenapa harus dilakukan Rekonsiliasi Bank

Rekonsiliasi ini sangat penting dilakukan bagi perusahaan dengan merekap hasil dari transaksi transaksi keuangan perusahaan sebagai dokumen. Meskipun transaksi dengan bank prosesnya otomatis, namun tetap pihak perusahaan melakukan pencatatan intern untuk mempermudah kontrol dan audit perusahaan.

Tujuan dilakukannya rekonsiliasi bank secara rutin adalah :

  • Mengetahui Keadaan Keuangan Perusahaan. Dengan demikian perusahaan dapat mengetahui posisi keluar masuknya uang perusahaan dan saldo akhir keuangan perusahaan. Tujuannya untuk mengatur cash flow keuangan perusahaan agar operasional perusahaan tetap terjaga dan sebagai dasar pengambilan keputusan.
  • Mengantisipasi Terjadinya Human Error. Sebagai kontrol bagi perusahaan dikuatirkan adanya kesalahan dari user dalam melakukan pencatatan transaksi, belum dicatat, belum disetor ke bank atau kesalahan penulisan nominal.
  • Mencegah Terjadinya Kecurangan. Dengan dilakukannya rekonsiliasi bank secara berkala maka akan mencegah terjadinya kecurangan kecurangan yang dilakukan oleh oknum user tidak bertanggung jawab seperti korupsi, penggelapan dana. Jika saat dilakukan rekonsil ada berbedaan jumlah nominal yang maka akan dengan cepat bisa dilakukan audit dan melihat histori siapa oknum yang terlibat diadalamnya.

Tujuan utama dilakukannya rekonsiliasi bank ini adalah sebagai kontrol atas pencatatan manual transaksi bank perusahaan dan rekening koran bank dan sebagai crosscek apakah ada selisish atau perbedaan.

Apa yang Menyebabkan Perbedaan saat Dilakukan Rekonsiliasi Bank

  • Transaksi yang belum dicatat perusahaan. Adanya transaksi pembayaran atau penerimaan yang belum dicatat di pembukuan perusahaan namun sudah disetorkan ke bank. Ada beberapa transaksi disini kenapa sampai terjadi, Biaya Administrasi atau Pendapatan Bunga tentunya hal ini baru diketahui setelah mendapatkan informasi rekening bank. Transfer Langsung pelanggan melakukan transaksi langsung ke bank perusahaan tanpa melakukan konfirmasi atas pembayarannya tersebut ke pihak perusahaan.
  • Transaksi yang belun dicatat bank. Adanya transaksi keluar dan masuknya keuangan yang belum tercatat di bank sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan saldo di pencatatan manualperusahaan dengan buku bank. Ada beberapa transaksi disini kenapa sampai terjadi: Cek beredar, secara pembukuan perusahaan pembayaran melalui cek sudah mengurangi saldo bank perusahaan, namun dinyatanya cek tersebut lupa belum dicairkan di bank sehingga di buku bank belum ada transaksi uang masuk. Setoran dalam perjalanan artinya dana yang sudah disetorkan ke bank namun belum terjadi pencatatan oleh bank karena adanya tutup buku sehingga pencatatan dihari berikutnya.
  • Kesalahan pencatatan. penyebab terjadinya perbedaan saldo buku bank perusahaan dengan buku rekening korang bisa jadi karena terjadinya kesalahan pencatatan dari bank bisa jadi terjadi karena adanya error di pihak bank.

Demikian artikel ini mengenai rekonsiliasi bank membantu kontrol keuangan perusahaan, dengan artikel ini diharapkan menjadi bahan acuan bagi para pengusaha dalam melakukan kontrol keuangan perusahaan.

Baca Juga Artikel Berikut :

  1. Belajar Bisnis dari Film Chef
  2. Kontrol Persediaan Barang Dagang dalam Perusahaan
  3. Yang Harus Dihindari Pengusaha Pemula dalam Berbisnis
  4. Cara Mencegah Terjadinya Kecurangan dalam Bisnis Anda
  5. Kapan saatnya Perusahaan Butuh Software Akuntansi