Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Penjelasan Laba Kotor Dan Laba Bersih

Penjelasan Laba Kotor Dan Laba Bersih

Penjelasan Laba Kotor Dan Laba Bersih|Hal pertama yang menjadi tujuan dalam membuka usaha atau bisnis ialah mendapatkan laba. Laba dapat diartikan sebagai keuntungan yang didapatkan oleh suatu perusahaan atau individu dari kegiatan ekonomi yang dilakukan. Laba dari kegiatan ekonomi memiliki tujuan sebagai berikut :

  • Untuk dapat membiayai kegiatan operasional dari jalannya sebuah usaha maupun bisnis agar dapat mencapai laba yang lebih maksimal lagi
  • Untuk dapat melunasi hutang bila perusahaan tersebut memiliki hutang
  • Sebagai cadangan dana dalam kebutuhan investasi maupun pengembangan perusahaan di masa yang akan datang
  • Sebagai dasar untuk memprediksi kinerja perusahaan apakah perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan

Laba pada kegiatan usaha terbagi menjadi dua, yakni laba kotor dan laba bersih

LABA KOTOR 

Laba kotor adalah  selisih total penjualan dikurangi dengan biaya produksi tanpa memperhitungkan bahwa sebenarnya di dalam produksi suatu barang, juga memerlukan biaya tambahan yang besarannya dapat berubah ubah. Misalnya Anda tidak memperhitungkan biaya listrik, biaya air, biaya transportasi, bahkan biaya telefon selular yang digunakan untuk menunjang aktivitas usaha

Contoh perhitungan laba kotor pembuatan pempek

Total Hasil Penjualan – Biaya Produksi
(Rp1000 x 300) – Rp200.000
Rp300.000 – Rp200.000
= Rp100.000

Di dalam suatu usaha, perhitungan laba kotor belum dapat memuaskan karena sejatinya semua biaya yang timbul dalam kegiatan usaha tidak bisa diabaikan. Maka, setelah mengerti mengenai konsep laba kotor, Anda juga harus mengenal konsep laba bersih

LABA BERSIH 

Laba bersih merupakan selisih total penjualan dikurangi dengan biaya produksi dengan memperhitungkan biaya biaya lain yang timbul selama proses produksi tersebut. Biaya tersebut disebut dengan biaya variabel, merupakan biaya yang besarannya dapat berubah seiring dengan meningkatnya produktivitas usaha. Biaya biaya tersebut berupa biaya listrik, biaya air, biaya transportasi, biaya iklan, biaya pamflet, biaya internet, hingga biaya telefon selular yang digunakan dalam aktivitas usaha

Contoh perhitungan pembuatan pempek, diketahui bahwa ada biaya variabel yang menunjang proses produksi sebagai berikut :

Biaya Air                                  Rp10.000
Biaya Listrik                            Rp15.000
Transportasi                            Rp  5.000
Biaya Telepon Selular            Rp  5.000  +

TOTAL                                 Rp 35.000

Maka perhitungan laba bersih menjadi :

Total Hasil Penjualan – (Biaya Produksi + Biaya Variabel)
(Rp1000 x 300) – (Rp200.000 + Rp35.000)
Rp300.000 – Rp235.000
= Rp65.000

Demikianlah artikel tentang laba kotor dan laba bersih, semoga bermanfaat bagi Anda semua

baca juga :