Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Mengenal Berbagai Macam Jurnal dalam Akuntansi

Macam Jurnal dalam Akuntansi |Dalam dunia akuntansi, Anda mungkin sering mendengar tentang jurnal. Jurnal merupakan salah satu tahap dalam siklus akuntansi. Karenanya setiap Anda melakukan transaksi harus selalu dicatat dalam jurnal. Jurnal memiliki berbagai macam, seperti jurnal umum akuntansi, jurnal khusus,  jurnal penyesuaian,  jurnal penutup, jurnal pembalik, dan lain sebagainya. Apakah Anda sudah mengerti semua Macam jurnal tersebut? simak penjelasan lengkap dalam artikel berikut.

  • Jurnal Umum

Pada umumnya jurnal umum merupakan jurnal akuntansi yang berisi semua transaksi keuangan. Pencatatan jurnal umum dilakukan dalam periode tertentu atau dijadikan sebagai buku harian. Jurnal ini juga dilakukan secara sistematis. Dalam jurnal umum terdapat lima akun yang harus diperhatikan saldo normalnya. Akun tersebut diantaranya aset (harta/aktiva), Utang, modal, pendapatan, dan beban.  Agar lebih mudah, lihat tabel berikut:

Mengenal Berbagai Macam Jurnal dalam Akuntansi

Contoh Jurnal Umum : Pada tanggal 24 September 2019 Toko Elektronik membeli peralatan dan perlengkapan kantor masing-masing sebesar Rp12.000.000 dan Rp8.000.000, maka jurnal umumnya sebagai berikut:

Mengenal Berbagai Macam Jurnal dalam Akuntansi
  • Jurnal Khusus

Jurnal khusus adalah jurnal atau catatan transaksinya di kelompokkan sesuai jenisnya. Dalam jurnal khusus ini juga masih terdapat jenisnya. Jenis jurnal khusus, diantaranya jurnal pembelian, penjualan, penerimaan kas, dan pengeluaran kas.  Terdapat empat jenis jurnal khusus, seperti:

  1. Jurnal pembelian, digunakan untuk mencatat semua transaksi pembelian barang / produk atau jasa secara kredit.
  2. Jurnal penjualan, untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit.
  3. Jurnal penerimaan kas, berfungsi untuk mencatat semua transaksi penerimaan uang dari berbagai sumber pemasukan, seperti pendapatan penjualan dan yang lainnya.
  4. Jurnal pengeluaran kas, digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi pengeluaran uang untuk berbagai macam biaya / beban.

Contoh Jurnal Khusus : Tanggal 6 Juli dilakukan transaksi penjualan dengan nomor faktur 011 sejumlah barang dagang kepada Toko Bersama seharga Rp.3.200.000 dengan syarat n/30. Lalu, tanggal 10 Juli dilakukan transaksi penjualan dengan nomor faktur 012 sejumlah barang dagang kepada Toko Sahabat seharga Rp.2.400.000 dengan syarat n/30. Untuk jurnalnya adalah sebagai berikut :

Mengenal Berbagai Macam Jurnal dalam Akuntansi
  • Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang biasanya di catat pada akhir periode. Dalam jurnal ini biasanya berisi transaksi yang belum dicatat atau salah, atau transaksi yang perlu disesuaikan. Pada jurnal penyelesaian ini biasanya berisi sewa di bayar di muka atau beban sewa. Sewa di bayar di muka biasanya masuk dalam debit. Sementara beban sewa masuk dalam kredit. Untuk mengetahui ayat jurnal penyesuaian, namun Anda juga harus mengingat bahwa untuk menentukan periode pelaporan pendapatan atau beban tergantung pada sistem akuntansi yang digunakan, cash basis atau accrual basis.

Contoh Jurnal Penyesuaian : Pada tanggal 1 September 2019 dibayarkan uang sewa gedung untuk satu tahun sebesar Rp24.000.000, maka pada jurnal setiap bulan Anda harus membuat jurnal penyesuaian untuk sewa tersebut sebesar Rp 2.000.000. Maka laporan jurnal penyesuaiannya bulan pertama seperti berikut ini:

Mengenal Berbagai Macam Jurnal dalam Akuntansi
  • Jurnal Penutup

Jurnal penutup yakni jurnal yang dibuat untuk menormalkan atau memindahkan saldo perkiraan sementara sehingga perusahaan dapat mengetahui laba rugi bisnis selama satu periode. Saldo perkiraan sementara yang dimaksud adalah perkiraan normal dan prive. Adapun dasar untuk menyusun jurnal penutup yaitu kertas kerja kolom laba/rugi. Akun yang harus dimasukkan dalam jurnal ini terdapat empat akun. Empat akun tersebut, diantaranya akun pendapatan, akun beban, rekening prive dan rekening ikhtisar laba/rugi. 

Contoh Jurnal Penutup : saldo akun pendapatan pada akhir periode diketahui sebesar Rp100.000.000 Jadi, membuat jurnal penutup nya sebagai berikut:

  • Jurnal Pembalik

Setelah jurnal penutup, ternyata masih ada satu jurnal lagi yaitu jurnal pembalik. Mengapa dikatakan jurnal pembalik? Pada jurnal ini merupakan kebalikan dari jurnal penyesuaian. Yang dimaksud di balik, yaitu misalkan saldo pada jurnal penyesuaian berada pada debit maka pada jurnal pembalik diletakkan pada saldo kredit. 

Contoh jurnal pembalik ini diambil dari kasus yang dipakai pada jurnal penyesuaian sebelumnya. Jadi, jurnal pembaliknya yaitu:

Demikian informasi tentang jurnal umum akuntansi, jurnal penyesuaian, jurnal khusus, jurnal penutup, dan jurnal pembalik. Jurnal merupakan langkah pertama untuk melakukan siklus akuntansi. Karenanya sangat penting bagi Anda memahaminya. Selanjutanya Anda bisa menerapkan pada pembukuan bisnis Anda. Untuk pembukuan manual, ada baiknya jurnal dibuat berbeda untuk kemudahan Anda saat pembuatan laporan keuangan. Memang sedikit memakan waktu, tapi memang seperti itu aturannya.

Macam Jurnal dalam Akuntansi

Kini, Anda dapat membuat jurnal seperti jurnal umum akuntansi dan lainnya dengan mudah menggunakan software akuntansi ACCURATE Versi 5. ACCURATE Versi 5 adalah software akuntansi yang memudahkan pembuatan jurnal akuntansi dengan data yang rinci dan penyajian yang realtime. Kini, Anda dapat membuat jurnal keuangan seperti jurnal umum akuntansi dan lainnya dengan mudah menggunakan software akuntansi ACCURATE Versi 5.  Tidak hanya jurnal umum akuntansi, ACCURATE Versi 5 juga menyediakan berbagai macam fitur lain yang memudahkan pengelolaan bisnis Anda.

Permintaan Demo Presentasi ACCURATE Accounting Software klik disini.

Ingin Tahu Bagaimana ACCURATE Versi 5 Dapat Membantu Meningkatkan Performa Bisnis Anda ?

HUBUNGI KAMI VIA TELP/EMAIL

031-5912996 / GALAXY@MYABCSHOP.COM

UNTUK MENDAPATKAN FREE DEMO PRESENTASI ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE DEKSTOP VERSI 5

Baca Juga