Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Mengelolah Persediaan Dengan Metode FIFO Dan Average

Mengelolah Persediaan Dengan Metode FIFO Dan Average

Mengelolah Persediaan Dengan Metode FIFO Dan Average | Persediaan merupakan semua barang yang dimiliki perusahaan yang bertujuan untuk dijual kembali. Persediaan barang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan, untuk itu harus dilakukan pencatatan agar persediaan dapat termanajemen dengan baik. Penilaian persediaan bertujuan untuk mengevaluasi harga pokok produk dan juga keuntungan yang didapat perusahaan selama menjalankan usahanya. Ada dua jenis metode pencatatan persediaan, yaitu pencatatan perpetual dan pencatatan periodik. Metode mana yang lebih baik untuk digunakan? Semuanya tergantung dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

  1. Berbeda dangan metode pencatatan, metode persediaan memilik tiga metode, yaitu FIFO (First In First Out), LIFO (Last In First Out) dan Average. Metode ini disesuaikan dengan jenis maupun kepentingan serta kebutuhan perusahaan.
    Metode FIFO (First In First Out). Seperti namanya First In Firts Out yang berarti masuk pertama keluar pertama. Pada metode persediaan ini, barang yang masuk dalam gudang pertama kali, maka barang itu juga yang dijual pertama kali. Metode FIFO seperti ini cocok digunakan oleh perusahaan yang menjual produk yang memiliki masa kadaluarsa, dengan begitu perusahaan tidak akan rugi karena produknya basi atau rusak. Contoh: makanan, minuman, obat dan sebagainya. Metode FIFO merupakan metode yang paling umum digunakan dalam penilaian persediaan. Pada metode FIFO biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai persediaan yang terakhir masuk.
  2. Metode Average. Metode ini biasa disebut juga dengan metode rata-rata. Metode Average berarti menggunakan persediaan barang yang ada digudang untuk dijual tanpa memperhatikan barang mana yang masuk lebih awal atau akhir. Metode average membagi antara biaya barang yang tersedia untuk dijual dengan jumlah unit yang tersedia. Sehingga persediaan akhir dan beban pokok penjualan dapat dihitung dengan harga rata-rata.

Sangat penting untuk memilih metode persediaan yang tepat, karena hal ini akan menentukan perhitungan nilai persediaan dalam usaha anda. Kesalahan dalam memilih metode akan mengakibatkan perusahaan kesulitan mengelola persediaan yang akan berdampak pada kelebihan atau kekurangan stok yang pada akhirnya akan mempengaruhi kegiatan produksi perusahaan.