Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Kewajiban Pengusaha Untuk Laporan PPN

Kewajiban pengusaha untuk laporan pajak. Hu: Firdaus 081703354372

Kewajiban pengusaha untuk laporan PPN.

Melakukan pembayaran pajak merupakan kewajiban bagi seluruh warga negara, kecuali yang telah dibebaskan oleh peraturan perundang undangan. Semua perusahaan baik itu perusahaan perorangan, badan usaha ataupun badan hukum apabila telah memiliki NPWP sudah melekat kewajiban perpajakan pada perusahaan tersebut.

Tentunya bagi para pelaku usaha sudah tahu bagaimana untuk merealisasikan kewajibannya untuk membayarkan pajak dan konsekuensinya jika tidak melaporkan pajak perusahaan. Dalam pelaporan pajak ada yang dilaporkan tahunan dan bulanan.

Adapun kewajiban pajak bulanan (SPT masa) bulanan adalah :

  1. Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21). Dimana merupakan pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honor, tunjangan sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh wajib pajak orang pribadi.
  2. Pajak Penghasilan Pasal 23 (PPh 23). Kewajiban pajak lainnya bagi perusahaan dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak.
  3. PPh Final. Pajak penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu.
  4. Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Bagi perusahaan yang sudah PKP (Perusahaan Kena Pajak) wajib melakukan pemungutan ppn sebesar 10%. Faktur pajak yang diterbitkan oleh penjual barang atau jasa disebut dengan Faktur pajak keluaran. Sedangkan faktur pajak yang diterbitkan pada saat membeli barang atau jasa disebut faktur pajak masukan.

Kewajiban pengusaha untuk laporan PPN yang dibayarkan setiap bulannya sebaiknya ditaati dengan baik agar aktivitas perusahaan berjalan dengan lancar dan nyaman.

Tips agar terhindar dari sanksi berat akibat tidak melakukan pelaporan PPN :

  • Mengisi SPT secara jujur dan cermat agar tidak terjadi kesalahan data.
  • Menyetorkan dan melaporkan SPT secara tepat waktu.
  • Mengisi faktur pajak dengan tepat dan benar.
  • Hindari aktivitas yang dapat mengakibatkan terjadinya tindak pidana.
  • Hitung, setor dan laporkan pajak secara jujur dan benar.

Tentunya aktivita rutin untuk pelaporan pajak dalam hal menghitung faktur pajak keluaran dan faktur pajak masukan akan dengan mudah dilakukan dan tertata rapi dalam pelaporannya jika didukung dengan program akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Demikian yang dapat disampaikan dalam artikel kali ini mengenai kewajiban bagi pengusahan untuk pelaporan ppn, semoga menjadikan inspirasi bagi para pelaku bisnis pentingnya pelaporan pajak dan tips agar terhindar dari sanksi dari pemerintah.

BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT :

  1. Laporan PPN Jadi Mudah Dengan Accurate Versi 5
  2. Belajar Bisnis dari Film Chef
  3. Kontrol Persediaan Barang Dagang dalam Perusahaan
  4. Yang Harus Dihindari Pengusaha Pemula dalam Berbisnis
  5. Cara Mencegah Terjadinya Kecurangan dalam Bisnis Anda
  6. Kapan saatnya Perusahaan Butuh Software Akuntansi