Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Kewajiban Pengusaha Kena Pajak Dalam Pelaporan Perpajakan

Kewajiban Pengusaha Kena Pajak Dalam Pelaporan Perpajakan

Di Indonesia Dalam Pelaksanaan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai Menggunakan Sistem atau mekanisme Withholding Tax. Witholding Tax adalah salah satu mekanisme pemotongan atau pemungutan pajak, di mana dalam Hal ini DJP ( Direktorat Jendral pajak Sebagai  otorisator memberikan kepercayaan kepada wajib pajak atau pihak ketiga untuk melaksanakan kewajiban memotong atau memungut pajak atas penghasilan yang dibayarkan kepada penerima penghasilan sekaligus menyetorkannya ke kas negara.

Salah satu pihak ketiga yang menerima kewajiban untuk memungut pajak yakni Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Pengusaha yang telah dikukuhkan Sebagai PKP ( Pengusaha Kena Pajak) berkaitan erat memikul tanggung Jawab Dalam Hal ini  WP ( Wajib Pajak) di bidang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Definisi Pengusaha

Pengusaha adalah orang pribadi atau badan dalam kegiatan usahanya menghasilkan barang, mengimpor barang, mengekspor barang dan melakukan usaha perdagangan

Definisi Pengusaha Kena Pajak

Pengusaha Dalam hal ini Orang Pribadi atau Badan dan dalam bentuk apa pun yang dalam kegiatan peredaran usaha atau pekerjaannya  melakukan Penyerahan BKP ( barang kena pajak), Mengimport BKP ( Barang Kena Pajak),Mengeksport BKP ( Barang Kena Pajak), Pemanfaatan BKP ( Barang Kena Pajak)  tidak berwujud diluar Daerah Pabean, Melakukan Penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenakan pajak berdasarkan KUP UU PPN Pasal 1 ( Undang undang)  Pertambahan Nilai, dan tidak meliputi Pengusaha Kecil yang batasannya ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan. Batasan Pengusaha kecil ditetapkan oleh menteri keuangan PMK 199/2013 yaitu pengusaha yang selama 1 tahun buku melakukan penyerahan BKP dan / atau JKP dengan jumlah peredaran bruto tidak lebih dari 4,8 M kecuali Pengusaha Kecil yang memilih untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.

 Kewajiban Pengusaha Kena Pajak Dalam Pelaporan Perpajakan

  • Menyampaikan Pelaporan Usahanya sebagai PKP yang telah memiliki Omset 4,8M dalam 1 tahun periode pajak/catatan buku keuangan
  • Wajib Melakukan Pemungutan PPN ataupun PPNBM terutang
  • Wajib Melakukan dan menyetorkan Pembayaran PPN Keluaran yang harus dibayar apabila PPN keluaran > PPN masukan yang dapat dikreditkan
  • Wajib Melaporkan Penghitungan Pajak ke dalam SPT Massa pajak PPN
  • membuat dan Menerbitkan Faktur Pajak setiap transaksi berkaitan dengan penyerahan BKP / JKP

Hak Pengusaha Kena Pajak

Disamping Memiliki Tanggung Jawab Dalam Pelaporan perpajakan, Pengusaha yang memiliki Status PKP mempunyai hak-hak tertentu yang telah diatur dalam UU PPN, yaitu:

  • Hak dapat melakukan Pengkreditan Pajak Masukan / Pajak Pembelian barang sebagaimana diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang (UU) PPN
  • Hak dapat Melakukan permohonan restitusi dan kompensasi kelebihan pajak yang dialami berdasarkan Laporan keuangan yang telah disusun
  • Hak Melakukan Pengajuan keberatan / banding

Baca Juga :