Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Kerikil Kecil Dalam Perjalanan Sukses Steven Paul Jobs

Kerikil Kecil Dalam Perjalanan Sukses Steven Paul Jobs
Kerikil Kecil Dalam Perjalanan Sukses Steven Paul Jobs

Kerikil Kecil Dalam Perjalanan Sukses Steven Paul Jobs | “Orang tidak akan terjatuh karena batu yang besar, tapi tergelicir karena kerikil”. Siapa yang tidak kenal dengan Steve Jobs, pria kelahiran 24 January 1955. Steve Jobs adalah tokoh bisnis dan penemu Apple asal Amerika Serikat. Dia adalah pendiri, pendamping, ketua dan mantan CEO Apple Inc.

Dia adalah sosok hebat dengan karyanya yang luar biasa dibidang teknologi. Semua orang pasti setuju Steve Jobs adalah seorang yang perfeksionis, jenius, mampu membaca peluang, percaya diri, pekerja keras dan masih banyak lagi hal baik yang patut ditiru dari seorang Steve Jobs yang menjadikannya sukses sampai saat ini. Bahkan Apple merupakan produk teknologi yang berhasil “untuk tidak menjadi sama dengan yang lainnya”. Apple memiliki keunggulan eksklusif yang berbeda dari produk teknologi kebanyakan.

Dalam perjalanannya menjadi besar ternyata Steve pernah “dikeluarkan” beberapa kali dari perusahaannya sendiri. Dia dikeluarkan dari proyek yang dia ciptakan. Bagaimana bisa seorang pendiri perusahaan dikeluarkan dari perusahaannya sendiri ?
Steve Jobs seorang yang sangat perfeksionis, ia tidak mau melewatkan hal kecil sedikit pun. Dikeluarkannya Steve Jobs dari perusahaannya sendiri bukan karena dia tidak mampu menciptakan atau mengembangkan produk hebat lagi. Namun karena Steve Jobs terlalu berfokus memikirkan produknya sehingga dia mengesampingkan beberapa hal, yang pada akhirnya membuat perusahaannya mengalami kerugian.

Apple Lisa adalah produk pertama yang menyebabkan ia dikeluarkan dari perusahannya sendiri. Sebelum dia menjadi CEO Apple Inc, dia hanya seorang pendiri yang tidak memiliki kekuatan apapun dalam perusahaannya sendiri. Sehingga dia merasa tidak bisa bergerak bebas untuk menciptakan produk yang dia inginkan. Yang perlu dipelajari adalah ternyata selain produk yang baik ada beberapa hal yang tidak boleh kita lupakan dalam menjalankan bisnis.

  1. Budget, Apple Lisa dan Macintos disebut-sebut memakan biaya yang sangat banyak namun penjualannya memprihatinkan sehingga para dewan tidak dapat menyetujui dan menyebabkan Steve Jobs dikeluarkan dari proyek tersebut.
  2. Memilih inner circle yang benar. Steve Jobs memilih Jhon Sculley yang menyebabkan ia dikeluarkan dari perusahannya sendiri. Dan Ia kehilangan beberapa “teman garasinya”.
  3. Terlalu ambisius. Sikap ambisius dapat membantu kita sampai ditempat yang kita inginkan, namun ambisius yang berlebihan dapat merusak suatu hubungan. Steve dianggap sebagai bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu.

Kerikil kecil inilah yang menyebabkan perusahaan Apple sempat hampir bangkrut. Untuk itu penting bagi kita pelaku bisnis untuk menentukan inner circle kita. Memilih orang orang yang memiliki visi dan tujuan yang sama, saling mendukung, mau menjadi besar bersama dan tetap setia pada komitmen awal. Namun bagaimanapun juga kerikil kecil ini bukan lah hambatan yang berarti jika kita tetap tekun, percaya pada apa yang kita kerjakan, dan tetap berkerja keras. Sama seperti Steve Jobs yang justru semakin besar setelah dia berhasil melewati kerikil kerikil kecil dalam hidupnya.

Artikel Menarik Lainnya :