Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Fungsi Dan Komponen Faktur Penjualan Dalam Berbisnis

Fungsi Dan Komponen Faktur Penjualan Dalam Berbisnis. Hubungi: Firdaus 081703354372

Fungsi dan komponen faktur penjualan dalam berbisnis.

Faktur penjualan merupakan hal yang sangat penting dalam akuntansi, sebagai bukti transaksi atas barang atau jasa oleh penjual kepada pihak pembeli bersamaan dengan barang atau jasa yang diterima. Namun ada juga beberapa perusahaan dimana faktur penjualan diberikan setelah barang atau jasa diberikan.

Adapun cara membuat faktur sebagai berikut:

  • Faktur manual. Dimana faktur yang dibuat secara manual tulis tangan pada kertas yang sudah dicetak sedemikian rupa untuk pengisian barang atau jasa, kuantitas, jumlah dan total faktur.
  • Faktur elektronik. Dimana seiring berjalannya waktu proses pembuatan faktur melalui program yang sudah disetting template nya sesuai kebutuhan.

Faktur penjualan memiliki fungsi adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai informasi terkait barang atau jasa kena pajak yang dibeli pelanggan. Informasi ini dimaksudkan sebagai bukti tertulis terkait kuantitas dan harga barang.
  2. Sebagai informasi nilai tagihan yang harus dibayar pelanggan.
  3. Sebagai bukti bahwa barang atau jasa yang diserahkan memang sesuai dengan pesanan. Jika terjadi kesalahan, pelanggan bisa menggunakan faktur penjualan untuk melakukan komplain.
  4. Berguna sebagai dokumen rujukan bagi pelanggan untuk membeli barang. Penjual bisa menunjukkan faktur penjualan yang pernah dikeluarkan sehingga pelanggan mengetahui harganya.
  5. Faktur penjualan menjadi bukti valid untuk menyusun laporan keuangan.
  6. Faktur penjualan juga menjadi bukti yang sah untuk pelaporan pajak.

Karena faktur penjualan bisa dijadikan sebagai dasar acuan jika ada sesuatu perihal yang berkaitan dengan jual beli, oleh karena itu faktur harus ada beberapa komponen penting didalamnya.

Komponen penting faktur penjualan, adalah :

  • Identitas perusahaan. Nama, alamat, telepon dan logo perusahaan harus tercantum dalam faktur penjualan.
  • Data pelanggan. Nama, alamat, telepon, npwp, sebagai bukti otentik bahwa adanya transaksi antara penjual dan pembeli.
  • Nomer faktur. Sebagai bukti nomer transaksi untuk membedakan transaksi satu dan lainnya dan memudahkan untuk histori jika dibutuhkan kemudian hari.
  • Tanggal faktur. Sebagai bukti untuk jurnal harian transaksi penjualan.
  • Syarat pembayaran. Berikan informasi syarat pembayran dan jatuh tempo pembayaran atas faktur
  • Detail transaksi. Sebagai petunjuk atas barang atau jasa yang dijual, kode atas barang atau jasa, harga, kuantitas, diskon atau data lainnya sebagai informasi atas barang atau jasa yang dijual.
  • Nominal yang dibayar. Sebagai informasi atas faktur yang merupakan sub total faktur, nilai PPN, dan total faktur yang harus dibayarkan oleh pelanggan.
  • Tanda tangan pihak penjual dan pelanggan, bisa diabaikan jika untuk penjualan retail.

Demikian artikel kali ini mengenai Fungsi dan komponen faktur penjualan dalam berbisnis. Diharapkan dengan dari artikel ini menjadikan inspirasi bagi pelaku bisnis, karena masih ada beberapa bisnis yang tidak mengeluarkan faktur penjualan jika tidak diminta oleh pelanggan.

Baca Juga Artikel Berikut :

  1. 5 tips dalam berbisnis agar omset tetap aman
  2. Laporan Di Accurate Software Mencegah Omset Terjun Bebas
  3. Belajar Bisnis dari Film Chef
  4. Kontrol Persediaan Barang Dagang dalam Perusahaan
  5. Yang Harus Dihindari Pengusaha Pemula dalam Berbisnis
  6. Cara Mencegah Terjadinya Kecurangan dalam Bisnis Anda
  7. Kapan saatnya Perusahaan Butuh Software Akuntansi