Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Cara Setting E-faktur di Accurate Software akuntansi ver 5

Cara Setting E-faktur di Accurate Software akuntansi ver 5 | Pengertian E-Faktur adalah faktur pajak berbentuk elektronik . Lebih detailnya e-faktur ialah faktur pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan disediakan oleh direktorat jendral pajak (djp). Adanya aplikasi e-Faktur memudahkan PKP membuat faktur pajak dengan format seragam yang sudah ditentukan DJP.PKP adalah bisnis/perusahaan/pengusaha yang melakukan penyerahan barang kena pajak dan/atau JKP yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PKP harus dikukuhkan terlebih dahulu oleh DJP, dengan beberapa persyaratan tertentu sama seperti faktur pajak kertas, aplikasi e-Faktur harus dibuat pada saat:

  • Saat penyerahan BKP.
  • Saat penyerahan JKP.
  • Saat penerimaan pembayaran (dalam hal pembayaran diterima sebelum penyerahan BKP/JKP).
  • Saat pembayaran termin (dalam hal penyerahan sebagai tahap pekerjaan).
  • Saat lain yang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 

Perbedaan antara faktur pajak kertas dan aplikasi e-Faktur terdapat pada kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi PKP dalam melaksanakan kewajiban perpajakan khususnya saat membuat faktur pajak.

KEUNGGULAN MENGGUNAKAN APLIKASI E-FAKTUR

  • Format sudah ditentukan oleh DJP.
  • Tanda tangan elektronik berbentuk QR Code membuat transaksi lebih aman.
  • Tidak diwajibkan untuk dicetak dalam bentuk kertas.
  • PKP yang membuat adalah PKP yang ditetapkan DJP.
  • Jenis transaksi yang dapat diinput hanya penyerahan BKP/JKP saja.
  • Aplikasi e-Faktur harus dilaporkan ke DJP dengan cara diunduh untuk mendapatkan pesetujuan DJP.
  • Mata uang yang digunakan hanya rupiah.
  • Pelaporan SPT PPN menggunakan aplikasi yang sama dengan aplikasi e-Faktur.

MANFAAT E-FAKTUR UNTUK DJP (DIREKTORAT JENDRAL PAJAK)

  • Mempermudah pengawasan Validasi pajak keluaran – pajak masukan
  • Mempermudah pengawasan Validasi Data Lengkap Faktur Pajak
  • Mempercepat Pemeriksaan dalam hal ini Secara real-time DJP akan melakukan pengecekan menyeluruh atas semua data, sebagai berikut:
  • NPWP. Apakah NPWP penerbit Faktur Pajak atau NPWP lawan transaksi penerbit Faktur Pajak valid?
  • Status PKP. Apakah Penerbit faktur pajak merupakan PKP pada saat tanggal faktur pajak diterbitkan dan apakah PKP yang menerbitkan faktur pajak merupakan PKP yang wajib menerbitkan e-Faktur?
  • Nomor Seri Faktur Pajak. Apakah nomor seri yang tertera di faktur pajak merupkan jatah nomor seri penerbit faktur pajak dan apakah tanggal faktur pajak tidak kurang dari/sebelum tanggal pemberitahuan NSFP dari DJP
  • Mempercepat pelaporan
  • Mempercepat pemberian no seri faktur pajak ( sumber artikel : https://www.online-pajak.com/manfaat-e-faktur-bagi-pkp-pemerintah-dan-lingkungan dan https://www.online-pajak.com/keuntungan-e-faktur)

di beberapa tahun terakhir pemerintah mewajibkan bagi perusahaan / pengusaha mewajibkan dalam pelaporan pajak menggunakan aplikasi E-faktur. dari beberapa client yang saya temui masih banyak perusahaan dalam melaporkan pajak dan pembukuan masih manual ( Excell) masih entry 2x. yang dimksud entry 2x mencatat laporan pajak di pembukuan untuk dilaporkan dan di entry ulang di program E-faktur pajak.untuk membantu mempercepat agar tidak 2x entry penulis merekomendasikan Software Akuntansi Accurate 5 sebagai solusinya. Dengan menggunakan Software accurate versi 5 anda tidak perlu bekerja 2 kali untuk menginput laporan pajak.

disini saya akan memberikan ilustrasi bagaimana Setting E-faktur di Accurate Software akuntansi ver 5 :

  1. Pastikan di Control Panel / Region & Languange sudah di pilih ke bahasa indonesia.
  2. Buka Accurate 5/ klik menu setup/ company info/ tab tax/ pastikan data perusahaan sudah disi
  3. masukan no faktur pajak dari menu list/ other/ tax number
  4. kemudian ke menu list/ customer/ klik 2x/ klik tab sales/ pastikan di kolom tax 1, tax number & tax type sudah diisi
  5. kemudian ke menu list/ vendor/ klik 2x nama vendornya/ klik term,etc/ masukan tax 1, vendor tax no & tax type
  6. lakukan transaksi pembelian mengunakan pajak
  7. lakukan transaksi penjualan mengunakan pajak
  8. berikutnya ke menu report/ ppn/ppnbm/ klik new/ masukan masa pajak/ kemudian periodenya
  9. pada tab perusahaan datanya akan terisi sesuai dengan yang diisi di tab tax pada saat diawal
  10. lalu selanjutnya cek mana yang akan diexport baik di tab ppn keluaran dan ppn masukan jika tidak ingin di export silahkan centang abaikan untuk transaksi tersebut.
  11.  Kemudian untuk mengexport nya klik tanda panah ke bawah di samping E-Faktur | Pilih dari Barang sampai Retur Dokumen | untuk File nya csv nya bisa simpan di hardisk c atau d ataupun di desktop
  12. Selanjutnya adalah buka aplikasi E-Fakturnya lalu ke menu Referensi | Referensi Nomor Faktur | Rekam Range Nomor Faktur | Masukkan nomor faktur Pajaknya
  13. Kemudian selanjutnya ke Tab Referensi | Barang/Jasa | Import
  14. Untuk memeriksa hasil import maka di klik Referensi | Barang/Jasa | Administrasi Barang/Jasa | klik F5
  15. Selanjutnya import lawan transaksi Referensi | Lawan Transaksi | Import
  16. Kemudian untuk mengeceknya adalah Tab Referensi | Lawan Transaksi | Administrasi Lawan Transaksi | Tekan F5 
  17. Kemudian selanjutnya import Pajak Keluarannya yaitu dari Faktur | Pajak Keluaran | Import
  18. Kemudiansetelah melakukan point no 17 untuk mengeceknya PPN Keluaran yang sudah di import maka dari Tab Faktur | Pajak Keluaran | Administrasi Faktur | Tekan F5
  19. Selanjutnya untuk Import PPN Masukkan dan Tab Dokumen Lain sama dengan PPN Keluaran
  20. Kemudian  jika untuk posting Data Faktur untuk SPT dan sebagainya maka bisa di lanjutkan user

Apabila anda Kurang Jelas dalam cara setting E-faktur ke software akuntansi Accurate 5 dapat Klik Video di sini

UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT HUBUNGI

HUBUNGI SAYA

Baca Juga :