Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Cara – Cara Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi

Cara - Cara Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi
Cara – Cara Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi
Cara – Cara Mengenal Sistem Penjualan Konsinyasi | Konsinyasi merupakan salah satu bentuk kerja sama dalam penjualan produk yang dilakukan oleh pemilik barang dengan penyalur, pedagang, atau pemilik toko. Dengan kata lain konsinyasi adalah titip jual. Sistem penjualan konsinyasi melibatkan kedua belah pihak yang saling mengikatkan diri dengan perjanjian penjualan barang, dimana salah satu pihak bertindak sebagai pemilik barang dan satu pihak lainnya bertindak sebagai penjual.
Tujuan utama dari sistem penjualan konsinyasi ini adalah menghasilkan keuntungan yang maksimal, tentu saja didukung dengan strategi yang benar. Dari sistem penjualan konsinyasi ini diharapkan kedua belah pihak dapat saling memberikan keuntungan.
Berikut keuntungan yang dirasakan oleh pihak yang bertindak sebagai pemilik barang, antara lain:
  1. Menghemat SDM. Sebagai pihak pemilik barang, tentu tidak melakukan penjualan secara langsung. Dengan demikian pihak pemilik barang tidak mengeluarkan biaya untuk SDM.
  2. Menghemat biaya promosi atau pemasaran. Sama halnya dengan biaya untuk SDM, biaya promosi atau pun pemasaran tentu menjadi tanggung jawab pihak penjual barang.
  3. Fokus pada pengembangan produk. Pihak pemilik barang dapat fokus terhadap peningkatan kualitas produk maupun melakukan pengembangan produk. Karena untuk masalah SDM serta promosi sudah menjadi tugas penjual barang.
Sedangkan keuntungan yang dapat dirasakan oleh pihak yang bertindak sebagai penjual barang, antara lain:
  1. Minim modal. Pihak penjual hanya menjual barang saja tanpa mengeluarkan modal untuk membeli atau membuat suatu produk. Selain  mendapat fee dari pihak pemilik barang, pihak penjual juga dapat menambahkan harga jual pada produk tersebut.
  2. Minim resiko. Apabila produk konsinyasi tidak laku, sebagai pihak penjual tentu tidak terlalu mengalami kerugian.
  3. Display produk banyak. Dengan memiliki banyak produk konsinyasi, tentu akan memberikan keuntungan bagi pihak penjual. Dengan memiliki banyak produk konsinyasi diharapkan pihak penjual dapat menarik pembeli lebih banyak.
Sebelum memutuskan untuk melakukan penjualan dengan sistem konsinyasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain:
  1. Melakukan survey. Sebelum memutuskan toko mana yang akan diajak bekerja sama dengan sistem konsinyasi, perlu dilakukan survey. Seperti apakah toko yang dipilih memiliki lokasi yang strategis, citra dari toko tersebut, target market dari toko tersebut apakah cocok dengan produk konsinyasi, dan sebagainya.
  2. Mengenal pemilik toko dengan baik. Menjalin komunikasi yang baik dengan pemilik toko menjadi hal yang penting.
  3. Menentukan produk yang akan dikonsinyasi. Setelah memilih toko yang dianggap pas, maka yang perlu ditentukan selanjutkan adalah produk apa yang akan dikonsinyasi. Itulah pentingnya melakukan survey sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk mencocokkan target market dari toko tersebut dengan produk yang akan dikonsinyasi.
  4. Mempersiapkan sistem pencatatan yang rapi. Agar tidak terjadi kesalahpahaman ataupun kerugian diantara kedua belah pihak, ada baiknya sebelum memutuskan untuk bekerja sama diputuskan terlebih dahulu cara pencatatan produk keluar-masuk yang dikehendaki oleh kedua belah pihak.
Demikianlah pengertian, keuntungan maupun hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan kerja sama konsinyasi. Dengan kerja sama konsinyasi, diharapkan baik pihak pemilik barang maupun pihak penjual dapat meraih keuntungan secara maksimal.