Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

Apakah Perlu Pengusaha Lapor PPN Setiap Bulan

Apakah Perlu Pengusaha Lapor PPN Setiap Bulan
Apakah Perlu Pengusaha Lapor PPN Setiap Bulan

Apakah Perlu Pengusaha Lapor PPN Setiap Bulan | Pajak Pertambahan Nilai atau dikenala PPN, PPN adalah pajak yang dikenakan semua setiap pertambahan nilai dari barang atau dagang dalam peredarannya dari produsen ke konsumen. Merupakan jenis pajak konsumsi yang dalam bahasa Inggris disebut Value Added Tax ( VAT ) atau Goods and Services Tax ( GST ). Wajib Pajak atau WP harus memungut PPN 10% atas penjualan mereka dan harus disetorkan ke pemerintah sebagai pendapatan negara. Untuk mengetahui barang atau jasa yang anda beli, anda harus menemukan PPN pada lembar tagihan yang dibeli. Akan ada bertuliskan PPN atau Value Added Tax ( VAT ). Dan apabila sudah ber PPN anda akan mendapatkan lembar yang namanya Faktur Pajak. Yang dimana dalam lembar tersebut tercantum beberapa hal seperti, nama, alamat, barang atau jasa yang dibeli, NPWP, dll. Wajib Pajak harus melakukan pelaporan secara rutin setiap bulan nya, sehingga akan adanya lebih bayar atau kurang bayar PPN.

Barang apa saja yang kena PPN, berikut objek Pajak Pertambahan Nilai :

  • Penyerahan barang kena pajak ( BKP ) dan jasa kena pajak ( JKP ) di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha
    impor barang kena pajak.
  • Pemanfaatan barang kena pajak tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean.
  • Pemanfaatan jasa jena pajak dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean.
  • Ekspor barang kena pajak berwujud atau tidak berwujud dan ekspor jasa kena pajak oleh pengusaha kena pajak ( PKP ).

Ingin mengetahui Tarif Pajak Pertambahan Nilai yang diberikan oleh Pemerintah, sebagai berikut :

  1. Tarif PPN ( Pajak Pertambahan Nilai ) adalah 10%.
  2. Tarif PPN ( Pajak Pertambahan Nilai ) sebesar 0% diterapkan pada : ekspor barang kena pajak berwujud, ekspor barang kena pajak tidak berwujud dan ekspor jasa kena pajak.
  3. Tarif pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berubah menjadi paling rendah 5% dan paling tinggi sebesar 15% sebagaimana diatur oleh Peraturan Pemerintah.

Mengapa Wajib Pajak harus melakukan pelaporan, karena Pengusaha Kena Pajak ( PKP ) adalah pihak yang wajib menyetor dan melaporkan PPN. Dan pelaporan tersebut dilakukan setiap tanggal di akhir bulan dengan menggunakan Aplikasi E-Faktur. Dengan menggunakan E-Faktur Wajib Pajak merasa akan lebih mudah karena media pelaporan bisa lebih cepat tanpa harus datang ke kantor pajak.

Wajib Baca Artikel Dibawah Ini :