Accurate Business Center (ABC Store) Galaxy

(031)5912996 / 0895414549025 ( WA ) galaxy@myabcshop.com

AKTIVA TETAP MERUPAKAN ASET PENTING PERUSAHAAN

Aktiva tetap merupakan aset penting perusahaan. Hub: Firdaus 081703354372

Aktiva tetap merupakan aset penting perusahaan.

Aktiva tetap merupakan aset bagi perusahaan yang tidak untuk dijual namun digunakan untuk mengdukung kegiatan operasional perusahaan untuk mendapatkan profit. Maka dari itu perhitungan aktiva tetap harus terkontrol dengan rapi dan benar.

Pengertian aktiva tetap adalah adalah suatu kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dimana pemakaiannya atau umur ekonomis aktiva lebih dari digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan dan tidak untuk dijual. Setiap tahunnya aktiva tetap mengalami penyusutan yang harus dihitung dalam pembukuan perusahaan. Contoh aktiva tetap disini diantaranya adalah tanah, gedung, mesin, peralatan kantor, kendaraan, alat angkut dan masih banyak lainnya.

Aktiva tetap merupakan aset penting bagi perusahaan jadi dalam pengelolaan dan kontrolnya harus tepat karena itu harus diperhitungkan dengan matang.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam kontrol aset nya, diantaranya adalah :

Daftarkan Aktiva Tetap

Semua aset perusahaan harus didaftarkan dengan tepat baik itu aset yang merupakan aset lama ataupun aset yang baru pembelian.

Dalam mendaftarkan aktiva tetap harus jelas data yang dicantumkan mulai dari kapan pembelian aktivanya, menentukan umur aktiva, menentukan metode aktiva yang dipakai dan nilai beli dari aktivasinya.

Penyusutan Aktiva Tetap

Aktiva tetap memiliki nilai yang semakin turun dalam masa periode tertentu hal ini karena pemakain hal inilah yang disebut dengan penyusutan. Namun ada aktiva tetap yang tidak disusutkan contohnya adalah tanah, dikarenakan nilai tanah yang semakin naik selama periode tertentu.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi nilai penyusutan:

  1. Harga perolehan. Harga perolehan menjadi dasar dalam penghitungan penyusutan, seberapa besar depresiasi yang harus dialokasikan pada masa periode akuntansi.
  2. Nilai Residu. Nilai arus kas yangmasuk jika aktiva tetap tersebut dilakukan penjualan. Namun tidak selalu aktiva tetap perusahaan dijual sampai nilainya habis nol.
  3. Umur ekonomis aktiva. Umur ekonomis aktiva masih dikatan baik apabila masih dalam kondisi baik dan masih bisa menghasilkan dan memberikan kontribusi bagi perusahaan.

Ada beberapa macam bentuk metode penyusutan:

  1. Metode garis lurus. Metode penghitungan penyusutan yang dinilai sama selama umur aktiva
  2. Saldo menurun. Metode perhitungan penyusutan dengan perhitungan persentase tertentu.

Itulah mengapa aktiva tetap merupakan aset penting perusahaan, dengan demikian perusahaan dapat mencatat daftar aktiva yang dimiliki dan menyimpannya, sehingga dapat memudahkan dalam kontrol danmemonitor aktiva, perhitungan penyusutan hingga laporan laporan aktiva tetap perusahaan.

Baca Juga Artikel Berikut :

  1. Belajar Bisnis dari Film Chef
  2. Kontrol Persediaan Barang Dagang dalam Perusahaan
  3. Yang Harus Dihindari Pengusaha Pemula dalam Berbisnis
  4. Cara Mencegah Terjadinya Kecurangan dalam Bisnis Anda
  5. Kapan saatnya Perusahaan Butuh Software Akuntansi